PT Polaga Tekhnik - Spesialis Servis Forklift dan Alat Berat
Penyebab Power Steering Berat dan Sering Bengkok
Beberapa kerusakan pada forklift mitsubishi dan komatsu 5 ton khususnya di bagian power steering yang sering bocor, berat, bahkan as (shaft) sering patah antara lain:
Oli Berkurang
Berkurangnya oli menyebabkan tekanan hidrolik berkurang sehingga power steering terasa berat.
Pompa Aus
Pompa yang aus membuat sirkulasi oli tidak lancar sehingga steering tidak bekerja maksimal.
Seal Kit Rusak
Seal kit yang sudah aus atau robek memicu kebocoran oli pada power steering.
Shaft Bengkok atau Patah
As power steering bisa bengkok akibat dorongan tidak lurus, bahkan beresiko patah jika dibiarkan.
Axle Group Bermasalah
Kerusakan pada axle group menyebabkan ketidaksejajaran dorongan as dengan ball joint.
Cara Perbaikan Power Steering Berat Pada Forklift Mitsubishi FD50
Setelah memeriksa forklift Mitsubishi FD50 dengan keluhan power steering berat, ditemukan kerusakan pada shaft power cylinder yang bengkok.
Perbaikan dilakukan dengan membongkar cylinder steering dan mengganti dengan shaft baru. Setelah penggantian, forklift langsung diuji dan hasilnya memuaskan, steering kembali normal, dan forklift siap digunakan.
Kenapa Power Steering Forklift Sering Rusak Berulang?
Berdasarkan informasi dari operator, masalah power steering sering kambuh walaupun sudah diperbaiki. Setelah dilakukan pengecekan lebih detail, penyebabnya adalah:
- Power cylinder dan ball joint tidak lurus
- Axle group aus
- Bhusing pin dan centre arm aus
Akibatnya, saat as steering mendorong ball joint, posisi tidak lurus sehingga dorongan miring. Hal ini membuat as bengkok bahkan patah.
Solusi Perbaikan Axle Group, Ball Joint, dan Centre Arm
Untuk mencegah kerusakan berulang, dilakukan tindakan berikut:
- Fabrikasi ulang axle group
- Penggantian ball joint
- Penggantian as power cylinder yang patah
- Perbaikan centre pin agar kembali presisi
Setelah perbaikan, forklift diuji kembali dan hasilnya memuaskan. Hingga 2 tahun kemudian, tidak ada lagi keluhan pada bagian power steering.
Hasil Perbaikan dan Uji Forklift
Forklift Mitsubishi FD50 yang sebelumnya mengalami steering berat kini berfungsi normal.
Hasil running test menunjukan sistem steering bekerja dengan baik tanpa ada kebocoran maupun gejala berat.
Kasus Forklift Komatsu 5 Ton: Transmisi Automatic & Brake System
Selain kasus Mitsubishi, tim PT Polaga Tekhnik juga melakukan service forklift Komatsu 5 ton di kawasan Cikupa Mas , Tangerang. Kerusakan terjadi pada brake system dan transmisi automatic.
Perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar forklift kembali berfungsi optimal.
Layanan Serice Forklift Mitsubishi dan Komatsu di Jakarta, Tangerang, dan Banten
PT Polaga Tekhnik melayani service forklift Mitsubishi dan Komatsu untuk berbagai kerusakan, mulai dari power steering, axle group, transmisi automatic, mesin, hingga brake system.
Kami melayani wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Cilegon, Cikarang, dan Banten dengan mekanik berpengalaman lebih dari 15 tahun dan bergaransi.
Baca Juga Artikel Selanjutnya
Baca artikel kami selanjutnya seputar perawatan dan perbaikan forklift.
Kalau penyebab mesin mati ketika kemudi forklif di putar apa ya
BalasHapusforklift merk apa berapa ton..?
HapusBang mau tnya donk
BalasHapusKlu setir berat di karenakan apa bang
Unit forkelift
forklift jenis batrey apa model diesel...cara mengatasinya berbeda antara forklift batrey dan modrl diesel
HapusBang saya punya forklift 5 Ton Komatsu. Permasalahan adalah stir tidak fungsi dan lift tidak fungsi, padahal control Valve setelah di cek norma,kelistrikan normal pressure oli dari pompa hidrolik normal. Kira kira apa yah masalah nya
BalasHapuscoba di cek pressure atau tekanan olinya dari hose valve control yang menuju gear box steering jangan cuma dari pompa menuju valve control saja...terkadang dari pompa tekanan bagus sampai di valve control menuju steering malah lemah...karena ada kebocoran di valve control
Hapus